Sabtu, 27 September 2014

Summary 4 "Proses Perilaku Manusia Dalam Persepsi dan Pembelajaran"


SELASA, 22 SEPTEMBER 2014
Merupakan pertemuan ke empat yang telah tampil kelompok tiga untuk mulai presentasi. Mereka menjelaskan mengenai proses perilaku manusia dalam persepsi dan pembelajaran.

persepsi merupakan proses akhir dari pengamatan yang diawali oleh pengindraan, yaitu proses diterimanya stimulus oleh alat indra, kemudian individu ada perhatian, lalu diteruskan ke otak, dan abru kemudian individu menyadari tentang sesuatu yang dinamakan persepsi. Dengan persepsi individu menyadari dapat mengerti tentang keadaan lingkungan yang ada disekitarnya maupun tentang hal yang ada dalam diri individu yang bersangkutan. 

 persepsi terdiri dari :
  1. pengindraan (intuisi) merupakan proses non sadar yang diciptakan dari pengalaman yang menghsilkan keputusan yang cepat atau karena melakukan hal tersebut secara berulang kali.
  2. atensi merupakan pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia.
  3. interprestas.
jenis jenis persepsi :
  1. persepsi visual : Persepsi visual didapatkan dari penglihatan. Penglihatan adalah kemampuan untuk mengenali cahaya dan menafsirkannya, salah satu dari indra. persepsi ini adalah persepsi yang paling awal berkembang pada bayi, dan mempengaruhi bayi dan balita untuk memahami dunianya.
  2. persepsi auditori  : Persepsi auditori didapatkan dari indera pendengaran yaitu telinga. Pendengaran adalah kemampuan untuk mengenali suara.
  3. persepsi perabaan :  Persepsi perabaan didapatkan dari indera taktil yaitu kulit. Kulit dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian epidermis, dermis, dan subkutis.
  4. persepsi penciuman :  Persepsi penciuman atau olfaktori didapatkan dari indera penciuman yaitu hidung. Penciuman, penghiduan, atau olfaksi, adalah penangkapan atau perasaan bau.
  5. persepsi pengecapan :  Persepsi pengecapan atau rasa didapatkan dari indera pengecapan yaitu lidah. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu zat seperti makanan atau racun.
Hubungan antara persepsi dan pengambilan keputusan individu:
 
Individu-individu dalam suatu organisasi mengambil keputusan. Yaitu, mereka membuat pilihan dari antara dua alternatif atu lebih. Pengambilan keputusan terjadi sebagai suatu reaksi terhadap suatu masalah. Terdapat suatu penyimpangan antara suatu keadaan yang diinginkan, yang menuntut pertimbangan arah tindakan alternatif. Setiap keputusan menunut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. Lazimnya data diterima dari berbagai sumber dan data itu perlu disaring, diproses, dan ditafsirkan.

 Ada beberapa cara pintas yang sering kita gunakan untuk menilai orang lain, yaitu:
1. Persepsi Selektif, orang selektif menafsirkan apa yang mereka lihat atas dasar kepentingan, latar belakang, pengalaman dan sikap mereka.
2. Halo Efek, menggambarkan kesan umum atau kesan pertama tentang seorang individu berdasarkan karakteristik tunggal.
3. Kontras efek, evaluasi karakteristik seseorang yang dipengaruhi oleh perbandingan dengan orang lain yang baru ditemui mengenai peringkat yang lebih tinggi atau lebih rendah pada karakteristik yang sama.


kurang lebihnya itu yang dijelaskan oleh kelompok tiga, dan mulailah sesi tanya jawab di mulai. salah satu pertanyaannya itu yaitu:
  • Dalam faktor-faktor yang ada dalam faktor eksternal dalam persepsi ada yang disebut dengan warna objek. apa yang dimaksud dari warna objek tersebut?
faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi :

1. Faktor Internal:
v  Fisiologis, Informasi masuk melalui alat indera selanjutnya akan mempengaruhi dan melangkapi usaha untuk memberikan arti terhadap lingkungan sekitarnya.
v  Perhatian, Individu memerlukan energy untuk memperhatikan suatu objek yang hendak dikonsumsi baik pada bentuk fisik objek tersebut ataupun kondisi sosialnya.
v   Minat, ketertarikan individu pada sauatu objek tertentu
v  Kebutuhan yang searah, kemampuan seseorang dalam menelaah berbagai informasi yang menyangkut objek yang akan dikonsumsi dan dijadikan searah dengan kebutuhan, keinginan, atau pemikirannya
v  Pengalaman dan ingatan, pengalaman yang diingat oleh konsumen mengenai objek yang akan dikonsumsi juga mempengaruhi persepsi konsumen pada objek tersebut.
v  Suasana Hati, Kondisi emosional konsumen dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan proses persepsi sehingga juga mampu mempengaruhi persepsi yang akan dikeluarkan.

2. Faktor Eksternal:
v  Ukuran Objek, dengan melihat ukuran dari objek yang hendak dikonsumsi, konsumen akan mudah untuk mencurahkan perhatiannya pada saat membentuk sutu persepsi
v  Warna Objek, Objek yang memiliki warna yang menarik lebih mudah dipahami daripada objek-objek yang memiliki warna yang pucat atau tidak menarik
v Keunikan Objek, stimulus yang diberikan oleh objek yang memiliki hal-hal yang diluar sangkaan konsumen, akan lebih menarik perhatian
v  Intensitas dan kekuatan stimulus, objek yang lebih sering memberikan stimulus kepada konsumen akan mudah diingat oleh konsumen
v  Gerakan, konsumen akan memberikan perhatian lebih pada objek yang selalu aktif memberikan stimulus daripada objek yang pasif.

jadi yang dimaksud dengan warna objek yaitu  objek atau benda yang memiliki warna yang menarik lebih mudah dipahami daripada objek-objek yang memiliki warna yang pucat atau tidak menarik.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar