SELASA, 14 OKTOBER 2014
Pada hari dan tanggal ini pula
kelompok enam akan menjelaskan mengenai komunikasi dalam organisasi.
KOMUNIKASI adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa
orang, kelompok , organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan
menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang
lain.
Kata atau
istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau
menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini
bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’
atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk
kebersamaan atau kesamaan makna. Jadi, Komunikasi adalah suatu proses
penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain.
Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat
dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat
dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan
gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum,
menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi
nonverbal.
Komunikasi dapat diartikan sebagai
proses pemindahan dalam gagasan atau informasi seseorangke orang lain. Selain
dikatakan sebagai proses pemindahan gagasan seseorang dari orang laindalam
bentuk kata-kata tetapi juga dalam bentuk ekspresi wajah intonasi dan
sebagainya.Komunikasi dapat menghubungkan antara bagian yang berbeda atau
disebut rantai pertukaraninformasi. Hal ini mengandung unsur-unsur sebagai
berikut:
- sebagai kegiatan seseorang untuk mengerti.
- sebagai sarana pengendalian informasi.
- sebagai sistem bagi terjalinnya komunikasi diantara individu-individu.
Membangun komunikasi yang efektif
- Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka.
- Ajukan pertanyaan tentang minat mereka.
- Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka.
- Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa.
- Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakana.
- Beri mereka kontak mata yang lama.
- Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin.
- Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama.
- Berikan mereka senyuman terbaik anda.
- Menawarkan saran yang bermanfaat.
- Beri mereka motivasi.
- Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain.
- Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka.
- Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju.
HAMBATAN KOMUNIKASI
- Mendengar: Biasanya kita mendengar apa yang ingin kita dengar. Banyak hal atau informasi yang ada di sekeliling kita, namun tidak semua yang kita dengar dan tanggapi. Informasi yang menarik bagi kita, itulah yang ingin kita dengar.
- Mengabaikan informasi yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui
- Menilai sumber : Kita cenderung menilai siapa yang memberikan informasi. Jika ada anak kecil yang memberikan informasi tentang suatu hal, kita cenderung mengabaikannya.
- Persepsi yang berbeda : Komunikasi tidak akan berjalan efektif, jika persepsi si pengirim pesan tidak sama dengan si penerima pesan. Perbedaan ini bahkan bisa menimbulkan pertengkaran, diantara pengirim dan penerima pesan.
- Kata yang berarti lain bagi orang yang berbeda : Kita sering mendengar kata yang artinya tidak sesuai dengan pemahaman kita. Seseorang menyebut akan datang sebentar lagi, mempunyai arti yang berbeda bagi orang yang menanggapinya. Sebentar lagi bisa berarti satu menit, lima menit, setengah jam atau satu jam kemudian.
- Sinyal nonverbal yang tidak konsisten : Gerak-gerik kita ketika berkomunikasi – tidak melihat kepada lawan bicara, tetap dengan aktivitas kita pada saat ada yang berkomunikasi dengan kita-, mampengaruhi porses komunikasi yang berlangsung.
- Pengaruh emosi : Pada keadaan marah, seseorang akan kesulitan untuk menerima informasi. apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
- Gangguan : Gangguan ini bisa berupa suara yang bising pada saat kita berkomunikasi, jarak yang jauh, dan lain sebagainya.
Cara Mengatasi Hambatan Komunikasi
1. Membuat suatu pesan secara
berhati-hati, tentukan maksud dan tujuan komunikasi serta komunikan yang akan
dituju.
2. Meminimalkan gangguan dalam
proses komunikasi, komunikator harus berusahadapat membuat komunikan lebih
mudah memusatkan perhatian pada pesan yang disampaikan sehingga penyampaian
pesan dapat berlangsung tanpa gangguan yang berarti.
3. Mempermudah upaya umpan balik
antara si pengirim dan si penerima pesan, Cara dan waktu penyampaian dalam
komunikasi harus direncanakan dengan baik agar mengahasilkan umpan balik dari
komunikan sesuai harapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar